3 motif Batik pekalongan yang merupakan ikon perkembangan batik di indonesia

Batik merupakan salah satu tradisi melukis diatas kain dari Indonesia. Kain yang di kreasikan dengan berbagai motif khas dan unik tersebut kemudian dapat dikreasikan dengan berbagai fungsi dan digunakan oleh masyarakat. Motif yang terdapat pada kain batik  tersebut dibuat dengan cara dilukis menggunakan canting dan teknik pewarnaan yang dilakukannya yaitu dengan cara alami.

Batik merupakan salah satu tradisi yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia di Indonesia. Orang jawa ketika baru lahirpun akan dikenakan kain batik selama orang itu  hidup dan masih berkarya, kenapa hal ini terjadi karena orang jawa masih kental dengan tradisi dan kain batik pun ditemukan karena banyaknya yang jual kain batik maupun batik tulis.  Selain sebagai warisan budaya Negara Indonesia, batik juga di jadikan sebagai lambang busana dari masyarakat Indonesia. Jadi tidak heran jika banyak orang mengoleksi batik terutama untuk acara- acara formal seperti acara kondangan dan acara formal lainnya.

Namun sebenarnya batik tidak hanya digunakan pada acara- acara penting seperti acara kondangan maupun kelulusan namun pada saat ini kain batik juga sudah banyak dikreasikan dengan berbagai macam model seperti baby doll, baju tidur maupun lainnya hingga dapat digunakan sehari- hari. Jadi ketika anda ingin mengoleksi atau menggunakan batik anda tidak harus menunggu pada saat acara- acara formal. Namun dari sekian banyaknya jenis  batik yang ada di Indonesia, jawa tengah menjadi salah satu surganya batik yang ada di Indonesia, karena hampir semua kawasan yang ada di pekalongan memproduksi batik dengan motif yang berbeda- beda. Nah adapun berikut beberapa motif yang akan kita bahas, simak ulasannya!

Berikut beberapa motif kain batik pekalongan yang akan kita bahas :

  1. Motif Jlamparang Pekalongan

Motif batik jlamparang merupakan model batik yang berasal dari pekalongan yang memiliki aksen geometris dan biasanya menggunakan 2 warna, motif jlamparang ini muncul bersamaan dengan munculnya agam islam maka dari itu motif yang sering digunakan berkaitan dengan makhluk hidup. Selain itu ada juga 2 filosifi atau makna yang diambil dari batik motif jlampang ini yaitu yang pertama yang berkaitan dengan umat islam yang masih menjaga silatuhrami  sedangkan yang kedua yaitu yang berkaitan dengan agama hindu.

  1. Motif Liong

Pada saat dahulu banyak etnis tionghoang yang berada di pekalongan,mereka selalu ikut andil dalam pertumbuhan tren baju. Dan motif kain batik liong ini terinspirasi dari baju tionghoa yang memiliki aspek ornament dan batik liong ini lebih cenderung mengadopsi makhluk seperti ular, naga.

  1. Motif semen

Batik motif semen ini merupakan batik klasik yang berasal dari pekalongan. Namun tampilan batik semen ini hampir sama dengan batik motif semen yang berasal dari Yogyakarta, namun motif semen pekalongan tidak mengandung unsur cercak didalamnya dan lebih mendominasi oleh garis- garis dekoratif, dan biasanya ornament pendukungnya yaitu burung garuda yang memiliki filosofi gagah.

Nah, itulah 3 motif batik pekalongan yang merupakan ikon perkembangan batik diindonesia, semoga bermanfaat !

 

 

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *