4 Kebiasaan yang Menyebabkan Kerusakan Pada AC Mobil

AC mobil adalah fitur yang sangat penting di dalam mobil, terutama jika sedang melaju dalam cuaca hangat. Tentu saja, keberadaan AC otomotif sangat penting untuk mendinginkan dan mendinginkan diri di dalam kabin mobil. Karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana cara merawat mobil.

Namun selain mobil AC mobil, pemilik kendaraan juga harus tahu hal-hal dan kebiasaan yang sebenarnya bisa merusak AC mobil. Terkadang, kerusakan yang terjadi pada mobil AC ini disebabkan oleh kecerobohan yang sering dilakukan pemilik kendaraan. Nah, berikut beberapa kebiasaan yang menyebabkan kerusakan pada AC mobil yang perlu Anda ketahui.

1. Kebiasaan merokok

Kebiasaan yang sering dilakukan secara tidak sadar bisa merusak AC mobil. Ini adalah kebiasaan merokok saat mesin dinyalakan. Saat AC dinyalakan dan kaca depan mobil terbuka untuk waktu yang lama, pekerjaan kompresor akan memburuk karena suhunya di kabin mobil yang tidak mencapai suhu ideal. Selain itu, jika jendela kaca yang dibuka saat merokok akan menyebabkan filter kabin dan evaporator menjadi cepat kotor. Usia kabin filter harus 3 bulan, namun karena kebiasaan buruk yang bisa Anda lakukan, umur filter kabin akan lebih pendek.

 

BACA JUGA: Harga Mobil Honda Odyssey Bekas Termurah

 

2. Penggunaan wewangian buatan

Hal ini tidak dianjurkan untuk menggunakan keharuman cairan di dalam mobil. Sifat AC mobil AC ini dan jauh lebih sedikit dalam bentuk gel akan menguap dan menyebabkan uap tertunda di evaporator. Namun, karena suhu dingin di dalam evaporator, uap akan kembali ke gel dan mengendap. Jadi, inilah penyebab AC mobil, baru keluar dari angin dan tidak kedinginan. Akan lebih baik menggunakan wangi alami dan lebih aman untuk digunakan.

3. Kondisi kabin yang kotor

Kebiasaan yang menyebabkan kerusakan pada pengkondisian udara mobil lain bisa terjadi akibat kondisi kabin mobil yang kotor. Karena itu, penting menjaga kebersihan kabin mobil agar terhindar dari debu, buang makanan dan minuman yang menempel ke kabin dan meninggalkan bau busuk. Jika kabin mobil kotor, kotoran dan debu terjebak di dalam AC mobil dan kotor saringannya.

4. Matikan mesin saat AC menyala

Seringkali pengemudi lalai saat mematikan mesin saat kondisi AC masih aktif. Alhasil, saat mesin dinyalakan, maka AC dinyalakan secara langsung. Kebiasaan ini tentu tidak baik dilakukan terus menerus. Mengapa? Karena ini membutuhkan muatan listrik yang besar saat mesin dinyalakan segera. Baterai tidak hanya bisa rusak, arus listrik bisa beroperasi tanpa hambatan, sehingga merusak sistem kelistrikan di AC mobil.

Untuk itu pasti anda akan selalu menjaga AC mobil anda secara teratur. Terkadang bisa memberikan sirkulasi udara luar ke kabin mobil selama 10-15 menit sehingga udara di dalam kabin mobil bisa diperbaharui lagi. Cara ini juga membantu mengurangi risiko penyakit pernafasan. Sistem AC di mobil sebenarnya memiliki umur panjang, tapi juga tergantung pada perawatan dan kebiasaan pengemudi.

Nah, itu adalah 4 kebiasaan yang menyebabkan kerusakan pada AC mobil yang perlu Anda ketahui. Lebih baik hindari kebiasaan buruk ini agar umur AC mobil bisa bertahan lebih lama. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat bagi anda.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *